“Allah itu Mempersatukan Hati”

 

“Allah itu Mempersatukan Hati” Ali ‘Imron:103

Negeri kita sedang menghadapi berbagai cobaan perpecahan.
Mirip dengan situasi masa KEJAHILIYAHAN (pinjam istilah di Ali Imron: 103)
Yah, kita akui sajalah. Kita berada pada jaman itu dengan ciri utama kebanggaan terhadap golongan sebagai sumber utama perpecahan.

Melihat pada sejarah,
Rasulullah telah menerapkan dengan baik PENYATUAN HATI ini di dalam membangun MADINAH.
Walaupun ada berbagai unsur yg berbeda di dalamnya: Yahudi, Majusi, Nasrani, Islam, Pagan dll.
Mereka bersepakat untuk bersatu dan menjadi bangsa ber-“kemanusiaan yang adil dan beradab”
Dalam hal ini, mustahil Madinah bisa berjaya jika Bhinneka Tunggal Ika tidak diterapkan pada masa itu.

Saudaraku.. Bukankah..
Allah itu mempersatukan hati?
Muhammad itu mempersatukan hati?
Gajahmada itu mempersatukan hati?
Para Pemuda dalam Sumpah Pemuda juga mempersatukan hati?
Soekarno dan para pahlawan juga mempersatukan hati?

Sekarang,
Kepada hati nurani yang terdalam, mari kita bertanya.
Bersediakah kita menerima
SERUAN untuk “MENYATUKAN HATI” seluruh elemen bangsa dalam membangun Negeri?

_/\_ Salam

Leave a Reply